Inspirasi Desain Rumah Minimalis 2 Lantai Ada Taman Dan Kolam Renang

Inspirasi Desain Rumah Minimalis 2 Lantai Ada Taman Dan Kolam Renang

Ketika kita ingin membuat sebuah rumah minimalis sederhana, tak ada salahnya menggunakan konsep 2 lantai yang kini sedang trend. Anda tetap dapat membuat kesan modern dengan penambahan taman dan kolam renang. Penambahan taman yang sederhana serta kolam renang yang tak terlalu luas, dapat memperkuat kesan modern dan elegan pada sebuah rumah minimalis 2 lantai yang akan Anda buat.

Pembuatan rumah minimalis 2 lantai, dengan penambahan taman serta kolam renang tentu saja memerlukan biaya tambahan. Namun hal tersebut akan terbayar dengan konsep desain rumah yang akan terlihat lebih modern dan berkelas. Untuk lokasi taman dapat diletakan disisi samping depan rumah, teras atau di lantai dua. Sedangkan posisi kolam renang bisa dibelakang ataupun disamping rumah.

Kelebihan Rumah Minimalis 2 Lantai Dengan Taman Dan Kolam Renang

Kelebihan rumah minimalis 2 lantai terutama terletak pada penambahan ruang dari pada dengan 1 lantai, namun perlu juga untuk memperhatikan ukuran setiap ruangan dan kamar agar pemanfaatannya tetap maksimal. Pada gambar – gambar berikut merupakan contoh desain rumah minimalis 2 lantai, dengan penambahan taman serta kolam renang. Kedua unsur tersebut dapat membuat rumah minimalis 2 lantai akan terlihat lebih modern, mewah dan elegan.

Untuk lebih detilnya tentang desain rumah minimalis 2 lantai ini dapat Anda konsultasikan sendiri dengan arsitek, sehingga setiap ruang yang tersisa dapat dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini tak lepas dari konsep rumah minimalis yang memaksimalkan setiap tempat yang ada.

Desain rumah 2 lantai dulu mungkin mempunyai kesan yang mewah dengan berbaagai perabotan yang berkelas. Namun sekarang ini konsep rumah minimalis 2 lantai semakin diminati oleh banyak orang. Dengan penambahan taman mini dan kolam renang, akan semakin mempertegas kesan mewah pada sebuah rumah minimalis tanpa harus membangun rumah mewah yang besar.
Seiring dengan perkembangan jaman, desain rumah minimalis 2 lantai menjadi lebih sesuai untuk kaum urban. Apalagi semakin sempitnya lahan pemukiman sekarang ini, membuat konsep … Read the rest

Gereja Katolik Berbahasa Indonesia Sacra Famiglia Archdiocese di Osaka

Gereja Katolik Berbahasa Indonesia Sacra Famiglia Archdiocese di Osaka

 

Tidak usah bingung lagi jika ingin mencari Gereja Katolik ketika berada diOsaka, Jepang. Karena diOsaka sendiri terdapat beberapa gereja Katolik yang mudah untuk ditemui salah satunya dalah Sacra Famiglia Archdiocese yang berletak di Osaka bagian Umeda yang sangat mudah untuk diakses karena sangat dekat dengan Stasiun Umeda serta Stasiun Nakatsu. Hal pertama yang membuat gereja ini unik karena gereja ini memiliki 4 jenis Misa dengan Bahasa yang berbeda, mulai dari Bahasa Jepang, Inggris, Spanyol, hingga Indonesia, gereja ini pula sangat mendasarkan asas kekeluargaan karena sebagian besar aktivisnya sangat mengenali para jemaatnya mulai dari yang lama hingga baru sehingga menambahkan kesan yang lebih intim.

Ruangan interior gereja didesain memiliki konsep untuk umat akan mudah saling berinteraksi sehingga pengaturan partisi ruangan mudah dipindah pindah. Ruangan ini tidak terlalu besar dengan hanya berkapasitas kurang lebih 240 jemaat untuk bagian dalam interior tetapi biasanya gereja akan diextend hingga keluar dari ruang gereja karena kelebihan kapasitas. Interior gereja terkesan modern karena dari Altarnya sendiri sudah tidak menggunakan terlalu banyak menggunakan aksesoris gereja dengan meja yang besar dan tertutup, melainkan hanya menggunakan meja marmer putih berbentuk persegi bersih tanpa adanya benda benda lain diatas meja. Altar juga dilengkapi oleh dua buah mimbar pada umumnya yang memiliki fungsi yang sama dengan gereja diIndonesia yaitu untuk membaca Sabda dan memimpin puji – pujian, tidak lupa juga disediakan lima buah kursi kayu untuk Romo serta putra- putri Altar. Yang membuat gereja ini unik adalah belakang Altar tidak ditutup oleh dinding melainkan menggunakan kaca sehingga para jemaat dapat langsung melihat keadaan diluar gedung gereja, hal ini juga yang membantu pencaayaan dari depan ketika pagi hingga siang hari dengan pencahayaan alami yang didukung oleh lampu juga. Pada bagian altar juga terdapat dua buah patung berbentuk malaikat yang ditengahi oleh sebuah lingkaran halo bermaterialkan perunggu.

Untuk perabot duduk jemaat sendiri … Read the rest

Gaya Desain Industrial pada Rumah Kos

Gaya Desain Industrial pada Rumah Kos

Bangunan bergaya industrial mulai digemari oleh masyarakat di Indonesia. Terutama dapat dilihat di tempat seperti café, rumah, dan bangunan lainnya. Pada bangunan bergaya industrial ini digemari karena membawa sebuah keindahan asli dari material tersebut, seperti contohnya beton, batu bata, dan kayu. Variasi bentuk roster dan penyusunan dapat menghasilkan udara dan pencahayaan yang bagus untuk ruang dalam bangunan.

Sumber: Dokumentasi Pribadi.

Selain itu, kerap dilihat bahwa rata-rata bangunan industrial mengaplikasikan roster beton kedalam elemen interior maupun eksterior. Roster beton memiliki bentuk yang menyerupai seperti batu bata yang pada bagian tengahnya dilubangi. Berbagai macam variasi bentuk juga dapat ditemui pada roster beton. Roster beton juga memiliki ketahanan yang lebih kuat dibanding dengan material lainnya, dikarenakan material beton mampu menahan pelapukan yang diakibatkan perubahan cuaca.

Sumber: Dokumentasi Pribadi.

Hidup di daerah tropis seperti Indonesia dapat menjadi sebuah keuntungan dalam pengaplikasian roster beton karena cahaya matahari dapat masuk melalui celah-celah roster beton. Selain itu angin yang berhembus juga dapat menjadi jalur sirkulasi angin, sehingga ruangan akan terasa sejuk. Mengaplikasikan roster beton juga akan menghemat sebuah energi yang digunakan dalam sebuah ruangan. Lalu roster beton juga akan menjadi elemen dekorasi sebuah ruangan, dan roster yang disusun secara vertikal dapat menjadi penyekat antara ruangan indoor dengan outdoor.

Sumber: Dokumentasi Pribadi.

Seperti bangunan rumah kos jilid 4 yang di arsitektur oleh Andy Rahman. Pada rumah kos jilid 4 ini penyusunan roster beton yang disusun secara vertikal pada sisi bangunan membuat kesan pemisah antar bangunan. Lalu pada sisi fasad rumah kos jilid 4 disusun secara vertikal dengan bata ringan dan diberi lubang.

Bangunan rumah kos jilid 4 ini menghadap ke timur sehingga cahaya matahari dapat masuk melalui celah-celah fasad dan menghasilkan visual bayangan yang atraktif. Selain itu udara dan angin dari rumah kos jilid 4 ini terbilang bagus, sehingga suhu dalam ruang akan menjadi sejuk dan nyaman.

The … Read the rest

Ternyata ini Konsep Arsitektur Dari Leeum Samsung Museum Of Art

Ternyata ini Konsep Arsitektur Dari Leeum Samsung Museum Of Art

http://www.leeum.org/

Bukan hanya artis Korea aja lho guys yang ternyata terkenal di Korea. Tetapi ada juga Museum Leeum Samsung, dimana “Lee” diambil dari pendiri Samsung dan “Um” diambil dari kata museum.

Leeum Samsung Museum of Art berlokasi di Hannam Dong, Yongsan-gu, Seoul, Korea Selatan. Dikelola oleh Yayasan Kebudayaan Samsung. Museum ini telah mengumpulkan dan mengorganisir berbagai pameran karya seni luar biasa, meliputi karya tradisional dan karya kontemporer dunia. Pada tahun 2004, Leeum Samsung Museum of Art ini dibuka dengan fasilitas baru yang megah. Leeum telah memperluas dan meningkatkan berbagai koleksi besar dari kebudayaan Korea dan berbagai karya seniman kontemporer terkenal dari seluruh dunia.

http://www.leeum.org/

Dan ternyata bukan hanya satu orang saja yang membuat Gedung yang estetik ini, melainkan 3 arsitek yang mendesain Gedung ini, waaa keren banget ya guys ! Arsitek yang pertama dirancang oleh Mario Botta dimana Gedung yang dirancang nya adalah

Gedung koleksi seni tradisional Korea sendiri ! Mario Botta memanfaatkan batu bata cotta pada fasad bangunan, yang menciptakan tidak hanya aksen yang kuat di lapangan tapi juga menciptakan seperti layaknya bunglon yang bisa berubah warna. Juga permainan bayangan dengan intensitas berubah – ubah meyesuai kan arah datangnya sinar matahari. Bentuk dan bahan mengangkat interpretasi modern dari sejarah Seoul sebagai Walled City. Interior nya juga merujuk dari seni keramik tradisional Korea.

Dan yang ke-2 adalah Jean Nouval. menampilkan seni modern dan kontemporer dari seniman Korea dan mancanegara. Karya Nouvel melambangkan seni modern konstanta pertumbuhan, evolusi dan tantangan masyarakat. Nouvel menggunakan kaca putih ekstra dan stainless steel berkarat.

Museum Leeum Samsung

Samsung child education and culture center dirancang oleh Rem Koolhaas, lahir pada tahun 1944 di Rotterdam, Belanda. Museum yang ke-3 terdiri atas konsep bentuk pilotis memanjang yang dimana memberikan kesan bebas dan memiliki koneksi bentuk yang kuat antara ruang yang ada didalam bangunan dengan ruang yang ada diluarnya. … Read the rest

Salon Industrial Modern Tren Gaya Milenial

Salon Industrial Modern Tren Gaya Milenial

Gaya Industrial Modern kini banyak digemari oleh kaum milenial. Gaya Industrial Modern memberikan kesan yang bebas dan simpel pada ruangan. Gaya Industrial Modern banyak digunakan di berbagai elemen interior baik di plafon, dinding, lantai, dan perabot. Dekorasi interior juga dapat mendukung gaya Industrial Modern dengan aksen rustic atau vintage. Gaya Industrial Modern biasanya menggunakan warna-warna monokromatik dan memberi kesan maskulin.

Gaya Industrial Modern

Ciri khas gaya Industrial Modern yang paling menonjol adalah penggunaan material-material dengan tekstur kasar seperti logam dan baja yang sengaja diekspos untuk menunjukkan karakternya. Namun tidak hanya material dengan tekstur kasar saja, material dengan tekstur halus pun bisa digunakan untuk menunjukkan kesan bersih. Selain itu, bahan-bahan lain yang dapat digunakan adalah hasil dari daur ulang seperti kaca, besi, dan alumunium yang diolah sedemikian rupa sehingga bisa dijadikan elemen interior yang menarik. Penggunaan material daur ulang dalam gaya Industrial Modern dapat menjadi nilai tambah bagi interior karena ramah terhadap lingkungan.

 

Gaya Industrial Modern tidak hanya diterapkan di café saja, namun juga bisa diterapkan pada salon. Kesan unik yang berbeda dari salon-salon lainnya yang biasanya terkesan feminim, melalui gaya Industrial Modern ini memberikan perpaduan kesan feminim dan maskulin pada interior salon. Dengan penggunaan material lantai acian digabung dengan kayu parket memberikan paduan tekstur kasar dan halus yang natural.

 

Selain itu, pencahayaan dari interior dengan gaya Industrial Modern tidak hanya menggunakan lampu biasa, namun juga bisa menggunakan lampu pijar yang memberikan kesan hangat dalam ruangan serta mendukung kesan Industrial Modern. Bentuk ornamen atau pola yang ada pada interior dapat diterapkan dengan ciri khas garis-garis tegas dan tegak lurus. Furniture yang digunakan pada salon sebaiknya customade agar tidak ada space yang terbuang dengan sia-sia.

Bentuk-bentuk geometri dapat juga diterapkan dalam elemen interior salon dengan susunan yang dinamis, ini memberikan kesan movement dan 3 dimensi. Dengan menggunakan perpaduan material … Read the rest

FLICK HOUSE

Desain Flick House Berkonsep Green Architecture

Berangkat dari memori klien masa lampau, di tempat kelahiran pemilik yaitu Jawa Tengah. Klien menginginkan kami untuk mendesain sebuah rumah yang terkesan humble dan hangat. Klien dan Arsitek pun sepakat untuk menggunakan bata sebagai material utama dari Flick House karena dirasa memiliki filosofi humble dan hangat.

Menurut owner, bata memiliki kekutan untuk membuat rumah
yang besar menjadi tidak sungkan untuk dikunjungi

Dari material utama tersebut, kemudian Arsitek memilih Green
Architecture sebagai konsep utama yang harus diaplikasikan dalam Flick House.

Flick House
Flick House

Konsep Green Architecthure dimaksudkan agar udara dan cahaya
yang masuk dapat di maksimalkan dengan sangat baik.

Konsep Green Architechture di dalam Flick House ini
diaplikasikan dalam beberapa bagian rumah, baik area indoor maupun outdoor.

GARDEN

Flick House memiliki 4 taman didalamnya, Taman Utama, taman
private, taman melayang di dan Innercourt

Flick House
Flick House

Taman utama berbatasan langsung dengan ruang keluarga dan
dibatasi dengan pintu sliding besar yang dapat dibuka dan ditutup dengan mudah.

Keberadaan Pintu sliding besar ini membuat udara dapat masuk
dengan sangat baik dan mengalir ke seluruh ruangan lantai 1 terutama ruang
bersantai keluarga

Flick House
Flick House

Taman private berada di area kamar tidur utama. Taman ini
diperuntukan untuk bersantai pemilik sehingga tidak perlu menuju ke taman utama
saat berada di kamar. Uniknya taman ini berbatasan dengan taman utama , hanya
dibatasi oleh kolam ikan

Taman melayang berada di lantai 2, taman ini memiliki pintu
sliding besar sama seperti yang ada pada lantai 1, sehingga udara bisa mengalir
ke ruangan-ruangan yang ada di lantai 2.

Keberadaan taman menyebabkan decrease macro temperature sehingga tercipta sirkulasi udara ideal yang mengakibatkan kesejukan didalam rumah

Taman yang terakhir adalah Innercourt. Innercourt merupakan taman kecil yang berada di dalam rumah.

Berisikan batu tabur dan sebuah pohon, innercourt juga
berpengaruh terhadap sirkulasi udara di dalam Flick House.

Innercourt memiliki jendela yang berada terbuka tepat
diatasnya. Fungsi jendela ini adalah untuk keluarnya … Read the rest

Exposed Material & Unfinished Look

Exposed Material & Unfinished Look

Asep Awaluddin yang merupakan seorang arsitek sekaligus pemilik rumah
sudah menempati rumah ini selama dua tahun bersama keluarga kecilnya.
Meskipun membangun di atas lahan seluas 144 m2, Asep tetap berusaha
untuk memenuhi kebutuhan aktivitas dan ruang untuk keluarga kecilnya
tersebut.

Dalam rancangannya, arsitek menghadirkan setiap ruang-ruangnya dalam
luasan yang memadai sehingga tetap terasa nyaman untuk beraktivitas.
Selain hadir dalam ruang-ruang yang serba-terbuka dengan pola ruang yang
mengalir, salah satu solusi menghadirkan ruang-ruang yang memadai
tersebut adalah dengan ìpermainanî split level. Hal ini terlihat pada
pembagian zona ruang ke dalam dua lantai yang disisipi juga dengan dua
level mezanin.

Salah satu hal yang membuat rumah ini terlihat berkarakter adalah
tampilan akhir pada rumah modern tropis ini. Untuk memberikan ìnyawaî
pada bangunan tropis, arsitek banyak memilih material alam ekspos pada
tampilan akhirnya. Adapun sentuhan unfinished yang sengaja dihadirkan
memberikan kesan yang lebih memikat dan unik.

Pada fasad bangunannya, selain aplikasi batu andesit, batu kali yang
disandingkan dengan beton ekspos dan batu bata merah ekspos dari
Cikarang memberikan aksen tersendiri di antara warna monokrom yang
dominan.

Pada bagian dalam, aplikasi material ekspos dengan sentuhan
unfinished tetap dapat ditemui. Namun, untuk memberikan kesan yang lebih
nyaman, arsitek banyak menggunakan material kayu. Misalnya, untuk
aplikasi pada lantai dan pada furniturnya.

Entrance rumah dihubungkan dengan area foyer yang dilengkapi dengan dua kursi sebagai area transisi yang menghubungkan dengan ruang-ruang dalam inti pada rumah ini.
Hubungan ruang antara area makan dan dapur. Desain ruang makan menghadirkan sensasi makan di ruang terbuka melalui aplikasi atap skylight.
Batasan pada ruang menonton TV dengan area lainnya dibedakan dengan split level setinggi 40 cm. Selain itu, arsitek juga bermaksud memberikan ruang yang lebih luas pada area bawah tangga sehingga dapat digunakan untuk area penyimpanan (storage).
Area kantor yang dihadirkan pada ruang mezanin. Material beton ekspos pada dinding dan plafon yang memberikan kesan rustic diimbangi dengan material bernuansa kayu.

KREDIT

Penulis: Qisthi Jihan
Fotografer: Ahkamul Hakim

The post Exposed Material & Unfinished Look appeared first on Majalah Griya Asri.

Source link Read the rest

Pesona rumah joglo

Pesona Rumah Joglo

Arsitektur tradisional di Indonesia sangat beragam, namun khusus di
Pulau Jawa keberadaan rumah tradisional sangat memprihatinkan. Hal ini
terbukti dari banyaknya rumah-rumah tradisional diperjualbelikan kepada
pihak luar, sehingga jumlah rumah tradisional seperti rumah joglo, rumah
Kudus dan rumah tradisional yang lainnya semakin berkurang.

Hal inilah yang menjadi pemikiran bagi wanita yang sejak kecil sangat
mencintai benda seni, Otty Hariprihatini. Kecintaan Otty ini sudah
dimulai sejak duduk di bangku kuliah. Semua barang yang “diburunya” dari
beberapa daerah di pulau jawa itu dikumpulkannya dan menjadi benda
koleksinya sampai sekarang.

“ Keinginan saya dan suami yang juga sama-sama mencintai benda seni,
ingin menjadikan rumah joglo yang kami miliki dibangun untuk ditempati
sebagai rumah tinggal” ujar Otty tentang koleksi rumah joglonya. Maka di
atas lahan seluas empat hektare inilah semua koleksi rumah
tradisionalnya dibangun, diantaranya rumah joglo (Solo) dan rumah Kudus.

Rumah joglo yang didapat dari Purwodadi sekitar 20 tahun yang lalu
ini, yang berfungsi sebagai joglo utama yaitu untuk tempat pertemuan
keluarga besar. Semua perlengkapan dan dekorasi interior pun disesuaikan
dengan bentuk rumahnya, bernuansa tradisional Jawa. Hampir semua
material di sini berbahan dasar kayu.

Fungsi hiasan pada suatu bangunan adalah untuk memberi keindahan.
Pada orang Jawa, hiasan rumah banyak diilhami oleh flora, fauna dan
alam. Ragam hias yang ada baik di rumah joglo maupun yang terdapat di
benda lainnya mempunyai makna tersendiri sehingga tidak sembarangan
orang dapat mengaplikasikannya pada ruangan. Namun, di rumah ini kita
bagaikan diingatkan kembali pada masa-masa lalu yang indah dan damai
bagaikan kita berada di desa yang damai dan tentram.

KREDIT

Lokasi: Balemong, Jalan Pattimura No. 1B Sisemut. Ungaran 50511 – Jawa Tengah
Penulis: Denyza Sukma
Fotografer: Ahkamul Hakim

The post Pesona Rumah Joglo appeared first on Majalah Griya Asri.

Source link Read the rest